Terkena Tuduhan Miring Terkait Penggunaan Gas 3 Kg, Ini Tanggapan Aleg DPRD Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Kesulitan mendapatkan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan warga Kota Kotamobagu menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026.

Hampir di seluruh pangkalan, stok tabung gas berwarna hijau tersebut dilaporkan cepat habis, dan lebih sering dalam kondisi kosong.

Di tengah kondisi kelangkaan ini, mencuat dugaan adanya pangkalan LPG yang menahan distribusi gas kepada masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, sebuah pangkalan LPG di Jalan Paloko Kinalang, yang diduga milik salah satu anggota DPRD Kotamobagu, tidak langsung menjual gas kepada masyarakat umum.

“Kami melihat langsung saat gas LPG diturunkan dari mobil agen dan dimasukkan ke dalam pangkalan. Setelah itu pintu pangkalan langsung ditutup dan tidak ada penjualan ke masyarakat,” ungkap seorang sumber yang tidak ingin namanya disebutkan, Minggu 14 Desember 2025.

Warga menduga gas LPG yang masuk ke pangkalan tersebut sengaja dialokasikan untuk keperluan rumah makan.

“Apalagi pemilik pangkalan sekaligus rumah makan itu adalah anggota DPRD,” tambah sumber tersebut.

Menanggapi tudingan tersebut, pemilik pangkalan LPG dan rumah makan Babusalam, yang juga anggota DPRD Kotamobagu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Asni Labantu, membantah dengan tegas.

“Informasi itu tidak benar,” tegasnya.

“Saya sebagai wakil rakyat justru selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Asni Labantu menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan penahanan stok tabung gas 3 kg.

“Setiap gas masuk ke pangkalan, petugas kami langsung melayani masyarakat yang ingin membeli,” tegas Asni.

Lebih lanjut dia menyebut rumah makan miliknya tidak menggunakan LPG subsidi 3 Kg dalam memproduksi makanan.

“Rumah makan kami menggunakan gas LPG ukuran 5,5 kilogram, bukan gas 3 kilogram,” tegasnya.

Asni sendiri menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG, apalagi sebagai anggota Komisi II DPRD.

“Kami akan segera menyurati Pemerintah Kota Kotamobagu agar turun bersama-sama menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait mulai terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kilogram,” pungkasnya. (***)

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, mattis, pulvinar dapibus leo.

Quick Link

Top categories

Tags

CATURAH.com @2025. All Rights Reserved.